BPAD Pertajam Strategi Optimalisasi Lewat "Curhat Aset" di Ajang Jakarta Asset Motivation & Creation 2025




(JAMC, Jakarta) Rangkaian acara Jakarta Asset Motivation & Creation memasuki hari kedua pada Selasa (23/12). Melanjutkan antusiasme hari sebelumnya, agenda kali ini berfokus pada pemaparan Asset Visioning oleh 10 finalis dari berbagai SKPD/UKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kompetisi ini bertujuan menjaring tiga gagasan terbaik dalam mengelola dan memvisualisasikan masa depan aset daerah secara inovatif.


Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta, Didiek Budi Cahyadi. Dalam sambutannya, Didiek menekankan pentingnya sudut pandang strategis terhadap Barang Milik Daerah (BMD).



"BMD yang dipaparkan hari ini diharapkan memiliki visi optimalisasi yang kuat, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kemajuan Jakarta," ujar Didiek. Pemaparan yang dikemas melalui konsep "Curhat Aset" ini merupakan inisiatif BPAD melalui Unit Pengelola (UP) Jakarta Asset Management Centre (JAMC). Forum ini menjadi ruang bagi SKPD/UKPD untuk mengulas praktik baik, gagasan kreatif, hingga rencana pengelolaan aset yang memiliki nilai strategis dan potensi penciptaan nilai tambah (value creation).



Untuk menjaga kedalaman ulasan, sesi presentasi dibagi menjadi dua tahap, di mana masing-masing sesi menampilkan lima pemapar yang dinilai langsung oleh dewan juri ahli dari berbagai latar belakang, yaitu:

  1. Imelda – Koordinator Tim Inisiatif UP JAMC BPAD DKI Jakarta.
  2. Putri Natalia Saragih – Kepala Divisi Pengembangan Usaha, Komunikasi, dan Hubungan Kemitraan, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
  3. Adrianto Santoso – Presiden Direktur PT Pusat Studi Urban Desain (PSUD).
  4. Imelda Rosalin – Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) serta Ekonomi.



Proses penilaian dilakukan secara ketat meliputi aspek inovasi optimalisasi, kualitas perencanaan, potensi pengembangan aset, hingga proyeksi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Setelah melalui proses kurasi dan diskusi mendalam, terpilihlah tiga terbaik dalam kategori Visioning Aset:


    • Juara I: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, dengan konsep "MPP Re-Charge Hub".
    • Juara II: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, dengan konsep "Lahan Jakarta Garden City".
    • Juara III: Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi DKI Jakarta, dengan konsep "Ruang Limpah Sungai Brigif".


Didiek memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pemaparan hari ini. Ia berharap melalui kegiatan ini, Pemprov DKI Jakarta dapat menyusun strategi asset visioning dan rancangan bisnis yang komprehensif, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun berikutnya.


Kembali ke halaman berita