Pramono Tinjau Optimalisasi Eks-BPSDM Kuningan Jadi Jakarta International Cultural Hub




(JAMC) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa eks-Kantor BPSDM di kawasan Kuningan. Peninjauan dilakukan sebagai langkah awal optimalisasi aset melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), Kamis (11/6).

 

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Kepala BPAD Provinsi DKI Jakarta, Kepala BPSDM Provinsi DKI Jakarta, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

 

Aset eks-Kantor BPSDM diketahui telah lama tidak dimanfaatkan sejak tahun 2014. Berdiri di atas lahan seluas 24.375 meter persegi, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan multifungsi yang produktif dan bernilai ekonomi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan pengembangan kawasan tersebut menjadi Jakarta International Cultural Hub, yakni kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi hotel, serviced apartment, kantor sewa, kantor BPSDM, fasilitas MICE, ruang pelatihan, hingga lifestyle retail.

 

Pramono mengatakan optimalisasi aset daerah perlu dilakukan secara inovatif tanpa membebani APBD. Karena itu, pengembangan aset eks-Kantor BPSDM direncanakan menggunakan skema Kerja Sama Pemanfaatan dengan pihak ketiga selama 30 tahun dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku. “Optimalisasi aset daerah perlu dilakukan secara inovatif dan tidak membebani APBD,” ujar Pramono.

 

Rencana pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pengelolaan aset daerah yang lebih produktif melalui pendekatan creative financing sekaligus mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang berdaya saing.

 


Kembali ke halaman berita