(Berita Jakarta) Gubernur
DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Pelantikan yang
berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta ini berdasarkan Keputusan
Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 755 Tahun 2026.
Pramono
menyampaikan, perombakan ini untuk penyegaran organisasi dan percepatan dalam
pengambilan keputusan. Ia ingin dengan adanya jajaran yang baru dilantik ini
maka kinerja organisasi akan semakin produktif dan efisien.
"Dalam
rangka untuk penyegaran. Tetapi intinya saya ingin secara organisasi di Balai
Kota itu ada speed up, ada percepatan di dalam keputusan dan
sebagainya. Karena bagi saya itu menjadi hal yang penting," ujar Pramono,
Rabu (19/8). Pramono memastikan, proses penunjukan pejabat dilakukan melalui
mekanisme manajemen talenta serta berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian
Nasional.
Dalam
arahannya, Gubernur pun meminta seluruh jajarannya agar bekerja dengan inovasi
dan lebih proaktif. Ia juga mengingatkan agar kebijakan-kebijakan yang diambil
berdasarkan aturan yang ada. "Sebagai pemimpin, kalau saudara-saudara
sekalian bekerja berdasarkan aturan main, maka saudara-saudara sebenarnya
dilindungi oleh aturan main tadi," katanya.
Berbagai
kebijakan yang telah diputuskan dan menjadi prioritas juga harus dikerjakan
secara konsisten dan optimal. Seperti kebijakan dalam pengolahan sampah dengan
memasifkan gerakan pilah sampah. Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya
transparansi dalam mengambil keputusan. Pramono juga berharap kinerja
jajarannya bisa membuat Jakarta menjadi lebih berwarna.
"Saya
atas nama pribadi, atas nama pemimpin kalian semua, saya berterima kasih upaya
yang saudara-saudara telah lakukan. Dan mari kita bekerja keras untuk
memperbaiki Jakarta," ucapnya.
Berikut tujuh pejabat yang dilantik:
1.
Abdul Khalit sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi DKI
Jakarta
2.
Mochamad Abbas sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI
Jakarta
3. M
Matsani sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI
Jakarta
4.
Fajar Eko Satriyo sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta
5.
Muhammad Herizkianto sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda
Provinsi DKI Jakarta
6.
Indra Patrianto sebagai Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta
7. Faisal Syafruddin sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman