(BPAD, Jakarta) Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, memenuhi undangan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai narasumber pada Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak (Pusdiklat Pajak), Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (12/02).
Bertempat di Aula Lantai 2 Pusdiklat Pajak, Faisal menyampaikan materi mengenai strategi optimalisasi pemanfaatan barang milik daerah (leveraging assets) sebagai salah satu upaya memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah. Materi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan aset yang produktif agar mampu memberikan nilai tambah serta berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah.
“Bagaimana memanfaatkan potensi aset yang kita miliki agar lebih produktif sehingga dapat menghasilkan penerimaan bagi pemerintah daerah,” ujarnya. Ia menambahkan, aset daerah diharapkan tidak lagi menjadi beban APBD, melainkan dapat dioptimalkan sebagai sumber pendapatan.
Workshop ini diikuti peserta dari berbagai instansi, di antaranya unsur Kementerian Keuangan, Sekretaris Daerah, serta Kepala BPKAD/BKAD/BKD dari 50 pemerintah daerah terpilih, serta perwakilan kementerian/lembaga lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pimpinan daerah memperoleh pemahaman strategis terkait penguatan pengelolaan fiskal dan ekonomi daerah, termasuk manajemen aset sebagai salah satu instrumen penting peningkatan kemandirian keuangan daerah.